Rabu, 20 Oktober 2010

Indonesia Open Grand Prix Gold 2010

Sebuah kejuaraan bernama Indonesia Open Grand Prix Gold 2010 telah usai digelar di samarinda Kalimantan Timur. Partai final berlangsung di Hall Palaran, samarinda 17 oktober 2010. Meskipun daalam kejuaraan ini tidak diikuti oleh pemain pemain terbaik dunia, namun pebulutangkis indonesia tetap tampil full team. pebulutangkis senior dan junior indonesia ikut serta dalam turnamen ini.

pada kejuaraan kali ini, dominasi indonesia terlihat jelas pada sektor pebulutagkis putra. DAri ganda putra dan tunggal putra terjadi partai all indonesia final. Pada sektor tunggal putra mempertemukan Taufik hidayat vs Dionysius Hayom Rumbaka. taufik membuktikan kelasnya sebagai pemain senior dengan mengalahkan juniornya 26-28, 21-17, 21-14. Sementara pada Ganda putra mempertemukan pasangan Mohammad Ahsan/ Bona Septano vs Yonatan Suryatama Dasuki/ Rian Sukmawan 21-16, 18-17. pada set kedua pertandingan ini tidak dilanjutkan karena pasangan Yonatan Suryatama Dasuki/ Rian Sukmawan mengundurkan diri akibat cidera.

sementara pada nomor putri, indonesia hanya memempatkan ganda putri Meiliana Jauhari/ Greysia Polii di partai final. Harapan indonesia di tunggal putri kandas. Ganda Meiliana Jauhari/ Greysia Polii mengalami kekalahan dari pemain non unggulan asal china 21-11, 18-21, 11-21.sementara di sektor ganda campuran, kembali terjadi partai all indonesia final antara Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir vs Markis Kido/ Lita Nurlita  21-11, 21-13.

Dibawah ini adalah hasil pertandingan final  Indonesia Open Grand Prix Gold 2010 seelengkapnya:
Tunggal putri :
- Ratchanok Inthanon [THA] vs Cheng Shao Chieh [4] [TPE] 21-12, 19-21, 21-16

Ganda putri :
- Luo Ying/ Luo Yu vs Meiliana Jauhari/ Greysia Polii [1][INA] 11-21, 21-18, 21-11

Ganda putra :
- Mohammad Ahsan/ Bona Septano [2] [INA] vs Yonatan Suryatama Dasuki/ Rian Sukmawan [1] 21-16, 18-17 tidak dilanjutkan

Tunggal putra :
- Taufik Hidayat [1] [INA] vs Dionysius Hayom Rumbaka [5] [INA] 26-28, 21-17, 21-14

Ganda campuran :
- Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir [6] [INA] vs Markis Kido/ Lita Nurlita [7] [INA] 21-11, 21-13.

Sabtu, 25 September 2010

Kewajiban Seorang Hamba

Assalamualaikum Wr. Wb . . .

Sebagai seorang yang diciptakan, tentunya kita mempunyai seorang pencipta. Dialah Allah SWT tuhan semesta alam. Dialah yang memiliki kerajaan langit dan bumi serta seisinya. Bahkan mungkin banyak ciptaannya yang tidak kita ketahui. Sebagai seorang hamba biasanya memiliki kewajiban tertentu. Sebagai contoh : seorang budak (hamba saya) biasanya bersedia mengorbankan dirinya hanya untuk tuannya.
Sekarang kita sebagai seorang hamba Allah SWT tentunya juga memiliki kewajiban. Apa kewajiban kita itu? Ya, kewajiban kita adalah beribadah kepada-Nya. Sesuai dengan wikipedia Bahasa Indonesia, kata ibadah itu diambil dari bahasa arab, yang dapat diartikan sebagai berikut:
1. perbuatan atau penyataan bakti terhadap Allah atau Tuhan yang didasari oleh peraturan agama.
2. segala usaha lahir dan batin yang sesuai perintah agama yang harus dituruti pemeluknya.
3. upacara yang berhubungan dengan agama.
Kemudian dasar yang memerintahkan kita untuk beribadah pada Allah SWT itu tentunya terdapat dalam Al-Qur’an maupun hadist. Diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Q.S adz dzariat (51 :56)
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” Dalam ayat ini jelas bahwa Allah menciptakan kita adalah untuk beribadah pada-Nya, perintah ini juga ditujukan oleh Allah kepada Jin.

2. Q.S Yaasin (36 : 61)
“Dan hendaklah kamu menyembah-Ku. inilah jalan yang lurus.”


3. Q.S Al-Fatihah (1 : 5)
“Hanya Engkaulah yang kami sembah[6], dan Hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan[7].”


Penjelasan :
[6] Na'budu diambil dari kata 'ibaadat: kepatuhan dan ketundukkan yang ditimbulkan oleh perasaan terhadap kebesaran Allah, sebagai Tuhan yang disembah, Karena berkeyakinan bahwa Allah mempunyai kekuasaan yang mutlak terhadapnya.
[7] Nasta'iin (minta pertolongan), terambil dari kata isti'aanah: mengharapkan bantuan untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan yang tidak sanggup dikerjakan dengan tenaga sendiri.


Jenis- jenis ibadah :
a. ibadah Mahdah, yaitu salah satu jenis ibadah yang telah diperintahkan oleh Allah SWT. Sebagai contoh ialah sholat (QS.Ibrahim :31), puasa (QS. Al- Baqarah : 183). Zakat (QS Al baqarah :43).
b. Ibadah gairu Mahdah : yaitu segala perbuatan yang kita lakukan untuk mendapatkan Ridho Allah SWT. Contoh : Belajar, bekerja, berdagang Dll.

Setelah kita mengetahui pengertian, dasar dan jenis-jenis ibadah tentunya kita wajib mengerjakannya. Dalam Al Qur’an Surah Al An’am : 162-163 menerangkan kepada kita untuk melakdanakan ibadah secara ikhlas. Adapun arti dari ayat tersebut adalah sebagai berikut :

“ Katakanlah: Sesungguhnya Sholatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.
Tiada sekutu bagiNya; dan demikian Itulah yang diperintahkan kepadaku dan Aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)".


Disamping itu juga, dengan mengerjakan ibadah menunjukkan bahwa kita telah bersyur kepada Allah SWT. Allah telah berjanji kepada kita bahwa Dia akan menambah nikmat yang telah diberikannya pada kita, jikalau kita bersyukur. Hal ini dijelaskan Dalam Qur’an surah Ibrahim ayat 7.

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".

Jelaslah sudah perkara mengenai ibadah. Perlu kita ketahui juga, ibadah yang kita lakukan itu sangat bermanfaat. Manfaat yang dapat kita rasakan tidak hanya dari segi rohaniah, tetapi dati segi kesehatan, social maupun ekonomi. Sebagai contoh, kita diperintahkan untuk sholat, dengan sholat itu membuat hati kita menjadi tenang, serta sholat dapat mencegah pelakunya dari perbuatan keji dan mungkar. Kemudian perintah untuk berpuasa, dengan berpuasa membuat tubuh kita sehat, disamping itu juga kita dapat merasakan betapa sakitnya saudara kita yang kurang beruntung seperti kita misalnya, yang harus makan satu kali sehari, atau bahkan tidak makan. Kemudian perintah untuk berzakat, dengan berzakat kita dapat berbagi dengan saudara kita yang kurang mampu, hal ini juga dapat meningkatkan rasa ukkhuah islamiah kita.

Jadi kita dapat menyimpulkan bahwa, sebagai seorang insan kita memiliki suatu kewajiban, yaitu melaksanakan ibadah. Melaksanakan ibadah disini bukan berarti hanya sekedar melepaskan kewajiban, akan tetapi mari kita jadikan ibadah sebagai kebutuhan. Karena sudah sepantasnya sebagai mahluk ciptaan Allah SWT kita bersyukur atas nikmat yang telah Ia berikan. Jangan sampai kita menjadi kaum kaum terdahulu yang tidak mau beribadah kepada Allah SWT. Sebagai Contoh : kaum Nabi Nuh AS yang ditenggelamkan dengan banjir besar, kemudian kaum nabi sholeh, yang ditimpa gempa atau bahkan kaum Nabi Luth yang ditimpa hujan batu.

Wassalamualaikum Wr. Wb. . .

Selasa, 17 Agustus 2010

Marhaban Ya Ramadhan


Assalamualaikum Wr. Wb. . .
Sebelas bulan sudah kita meninggalkan bulan yang penuh kebaikan, sekarang kita dipertemukan kembali dengannya, dialah bulan ramadhan. Bulan ramadhan adalah bulan dimana kita diperintahkan oleh Allah SWT untuk berpuasa dan membayar zakat. Adapaun perintah Allah tersebut dijelaskan dalam surah Al – Baqarah ayat 183.

Artinya :
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”

Dari ayat diatas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa dengan berpuasa kita akan menuju suatu derajat tertinggi, yaitu taqwa. Inilah suatu derajat dalam diri seorang muslim, yang dapat menghindarkan dirinya dari perbuatan dosa. Orang yang taqwa pastinya beriman, orang yang beriman pastinya islam, akan teeapi orang islam belum tentu beriman. Jadi itulah hikmah puasa yang luarbiasa bgi kita. Selain itu puasa juga merupakan sesuatu yang menyehatkan.

Dapat kita kaji dalam hidup kita mengenai puasa, puasa itu tidak akan mungkin membuat seseorang sakit atau meninggal dunia. Kenapa ???? orang yang sudah sakit parah, kemudian dia dianjurkan untuk operasi, operasi akan dilakukan apaila orang yang bersangkutan dalam keadaan berpuasa.

Dari segi yang lain, kita ambil contoh kupu kupu. Untuk menjadi seekor kupu-kupu yanag indah, dia harus melalui sebuah proses perubahan bentuk yang disebut dengan metamorfosis. Dari telur, menetas, kemudian berubah menjadi ulat hingga menjadi kupu – kupu. Dan kita juga tahu, sebelum menjadi kupu kupu siulat tadi mengalami fase kepompong(fase istirahat) yang dapat kita katakan sebagai puasanya si calon kupu-kupu.


Dari beberaapa contoh tadi jelas sudah tujuan berpuasa untuk mencapai derajat taqwa disisi Allah, atau daapat kita katakana puasa adalah masa metamorfosis kita.

Menurut hadist hadist Rasulullah SAW, bulan puasa memiliki banyak kebaikan didalamnya. Bahkan pernah dikatakan bahwa “ seandainya umatku tahu apa yang ada di dalam bulan ramadhan, niscaya mereka menginginkan agar semua tahun menjadi bulan ramahan. Sesungguhnya ada kebaikaan yang berkumpul pada bulan ramadhan, ketaatan diterima, do’a dikabulkan, dosa diampuni, dan surga rindu mereka”.

Menurut hadis diatas, sudah sepantasnya kita menyambut bulan Ramadhan ini dengan hati gembira dan penuh motivasi untuk meningkatkan amal ibadah kita. Jangan sampai pada ramadhan kali ini kadar keimanan kita malah menurun. Kita manfaatkan ramadhan dengan memoh do’a pada Allah dan berbuat amal kebaikan.

Marhaban ya ramadhan, marhaban bulan yang penuh berkah dan ampunan.
Rindu kami pada Ramadhan. . . . rindu kami pada keagungan-Mu. . .

Wassalamualaikum Wr. Wb.